Author : ali ridho
Disclaimer: tokoh disini merupakan tokoh digimon
buatan..... toei animation
Dibuat Pada tahun 2011
Salinan terdapat di FB dan fanfiction.net
Suatu senin di Odaiba Middle school. “Hah hah, hampir saja aku terlambat”
kataku sambil terengah-engah.
“woi,
Takeru cepatlah ” suara seseorang berambut jabrik.
“iya,
Daisuke ada apa?”tanyaku.
”kau
tak lupa bawa kaos olahraga kan? ” .
“HAH
kaos olahraga? Buat apa ?” jawabku.
“bukannya
sudah kubilang untuk dibawa?” jawabnya sedikit kesal.
“aku
bawa kok, hehe”kataku menggodanya.
“wah
kalian malah masih disini , ayo kita segera ke kelas ”kata seseorang darii
belakang .
“oke
Ken”jawabku
“ah
kau saja lebih telat, dari kami” Daisuke protes
“sudah
lah jangan di permasalahkan” kataku menengahi
Kamipun
berjalan menuju ke kelas. (tolong dibayangkan ya! Ini sekolah dengan style
jepang. 3 dengan lantai. Dan di atap sekolah bentuknya dataran ada sedikit
taman disitu kayaknya sih. ).”TEET TEET” bel pun berdentang. “Kenapa suara
belnya aneh sekali” kataku dalam hati. Oh iya aku lupa cerita kami bertiga itu
murid kelas 2 disekolah ini, sekelas di 2-B lebih
tepatnya.
“Eh
eh, kita tak ada PR kan “ Tanya Daisuke
“sepertinya
sih ngga ada”jawabku
Saat
kami asik ngobrol tiba tiba seseorang keluar dari kelas 2-A .”BUUK” aku
ditabrak seseorang perempuan.
“kau
tak apa Hikari-chan? Ada yang sakit ”Tanya Daisuke
“umm,
tidak apa kok ” jawab Hikari.
“maaf
, bisakah kau minggir dari ku” kataku. (Wah sepertinya aku dilupakan)
“oh
maaf ya Takeru , aku tak sadar kalau kau dibawah” kata Hikari.
“tak
apa Hikari, wah Daisuke Kenapa malah kau perhatian ke Hikari ” jawabku agak
kesal.
“sudah
lah ayo kita ke kelas saja” kata Ken tiba-tiba.
Aku
pun berjalan kembali ke kelas. Sesampainya di kelas , tak tahu Kenapa aku
tak terlalu tertarik dengan pelajarannya . Waktu terasa berjalan lambat ketika
pelajaran membosankan. Saat istirahat makan siang (akhirnya istirahat juga juga
).
“Takeru
ke kantin yuk ?” ajak Daisuke dan Ken .
“maaf,
aku sudah bawa bekal ngga ke kantin ”kataku
“ayo
, Daisuke kita kekantin , nanti makannya disini” ajak Ken
Mereka
berdua pun menuju ke kantin. Tanpa ku sadari ada seseorang berdiri di
belakangku.
“maaf
atas kejadian tadi ya Takeru, boleh kah aku duduk disampingmu” kata
Hikari
Aku
pun menoleh “tidak apa kok Hikari, silahkan kalau kau mau . aku sedang menunggu
Ken dan Daisuke”, jawabku .
Kamipun
hanya duduk bersebelahan tanpa saling bicara. Aku melihat Daisuke dan Ken
sudah kembali dari kantin
“wah
kalian malah , makan berduaan saja” tuduh Daisuke.
“Tidak
, kami sedang menunggu kalian”aku melakukan pembelaan.
“benar
kok Daisuke kami sedang menunggu kalian ”Hikari membelaku.
“wah
tak kusangka kau rela menungguku Hikari-chan”
“hentikan
adegan sinetron ini, ayo kita cepat makan ” kata Ken memutus pembicaraan.
Setelah
makan kami menuju ke tempat masing-masing. Setelah makan aku merasa mengantuk
sekali. Tanpa ku sadari aku pun tertidur.(author comment: keknya ngga niat
sekolah ya)
“takaishi
kau di panggil motomiya sensei tuh” kudengar suara itu samar-samar.
Aku
pun terbangun dari tidurku.
“takaishi
kun apa jawaban soal yang di papan tulis” Tanya motomiya sensei.
“x=2
, x=-1”jawabku.
“bagus,
takaishi-kun” motomiya sensei memuji.
“wah
hebat kau takaishi” , kata seseorang disampingku.
“wah
hanya kebetulan, kok ibuki-san”jawbabku
“wah
kau memang suka merendah”
“takaishi,
ibuki harap tenang”
Sepulang
sekolah.
“pulang
dulu ya Ken, Daisuke ” sapaku ke mereka berdua
“
malah pulang, kitakan mau latihan basket ”jawab Daisuke.
“oh
iya-iya lupa , hehe” kataku cengengesan.
“Eh
kalian kesana duluan ya, aku ada urusan sebentar”kata Daisuke yang
berjalan keluar kelas.
“di
mencurigakan sekali , ayo Ken kita kerjar dia” ajakku
Tanpa
bicara dia langsung berlari mengikuti Daisuke. Setelah lama kami ikuti ternyata
dia menuju ke atap sekolah. Aku bertanya Kenapa ada Hikari ada
disana.
“Hikari
maukah kau jadi pacarku” ucap Daisuke. Untuk pertama kalinya aku melihat
seseorang menyatakan cinta
“maaf
ya Daisuke, aku ingin kita berteman saja”kata Hikari. Kenapa mendengar
kata-kata itu jantungku terasa berat. Aku mengajak Ken untuk segera menuju ke
tempat latihan . Sesampainya di tempat latihan kami segera ganti baju dan
pemanasan bersama yang lainnya . Saat kulihat Daisuke datang kulihat dia
biasa-biasa saja. Wah hebat ya dia , bisa tetap biasa-biasa saja walau tadi
sudah ditolak cintanya.
Keesokan
harinya, entah Kenapa aku masih memikirkan hal yang kemarin kulihat. Saat
berjalan kesekolah pun aku termenung .
“hey
, tak biasanya kau melamun Takeru , ada yang kau pikirkan?“ Tanya Daisuke yang
mengagetkanku.
“hai,
wah tidak apa kok ”jawabku.
“kalian
ini pagi-pagi sudah mesra sekali” kata Ken dari belakang
“wah
hentikan bercandaan yang seperti itu” kata Daisuke
“sudah
lah ayo kita jalan” ajak ku
Kamipun
berjalan sambil bercanda kesekolah. Sesampainya dikelas seperti biasa aku
menaruh kepalaku diatas meja(author comment: beneran ngga niat sekolah ni
orang).
“seperti
biasa takaishi-kun , kau hanya tidur di dalam kelas”, sapa seseorang
disampingku
“entah
kenapa aku tak ingin melakukan apapun ibuki-san”jawabku sambil menoleh padanya.
Akupun
tertidur saat pelajaran pertama .
“hey
Takeru jangan tidur saja , ini sudah waktunya makan siang”kata Ken
membangunkanku.
“Wah
kau seperti sleeping beauty saja “ ejek Daisuke .
“sore
ini kita belajar bareng yuk!” ajakku.
“wah
kami sudah ada acara Takeru , maaf yah. Benar kan Ken?”Tanya Daisuke. Ken pun
hanya mengangguk
“wah
, boleh aku ikut kalian?”tanyaku lagi
“wah
tidak bisa , ini hal yang dilakukan berdua”.jawabnya lagi
“yah
,…..”keluhku
Sepulang
sekolah, aku berjalan sendiri keluar kelas. Ini semua gara-gara Daisuke dan Ken yang berlagak ada acara . Saat melewati kelas 2-A aku bertemu dengan
Hikari.
“mau
pulang Takeru? Boleh aku menemanimu” Tanya Takeru.
“boleh
” jawabku singkat
Kamipun
berjalan tanpa saling bicara. Aku mau memulai pembicaraan tapi tak tahu harus
ngobrol tentang apa.. Kami pun hampir melintasi perempatan jalan yang sepi.
Tanpa kusadari Hikari menghentikan langkahnya.Namun aku terus berjalan karena
tak menyadarinya.
“Takeru”
kata Hikari dengan setengah berteriak.(author comment: setengah berteriak
maksudnya? Suaranya cukup nyaring)
“ada
apa Hikari?” kataku sambil menoleh kearah hikari.
Tanpa
kusadari ada Kendaraan Kencang menuju kearah ku.
“
Takeru , maukah kau men…….” Hikari tak sempat menyelsaikan bicaranya
“BRAKK!”
Suara benturan yang keras, Takeru pun terpental dari tempatnya tadi. Aku
merasakan darah mengalir di kepala dan tanganku. Hikari pun berlari kearah
Takeru.
“TAKERU,
TAKERU ,aku akan mencari bantuan” kata Hikari sambil menangis memegangi
kepalaku.
“”jangan
pergi Hikari , maaf aku tak dapat mendengarmu sampai akhir”mungkin
itu kata-kata terakhirku.
End.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar